Searching...
Sunday, April 13, 2014

[CERPEN] Berlla

3:14 PM
Hari minggu, aku dan kakak ku akan pergi ke rumah nenek di Surabaya. Ada acara silahturahmi. Keluarga besar ku sudah lama tidak berkumpul lagi. Aku naik bis punya om Farhan. Om Farhan mempunyai perusahaan bis dan kita boleh menumpang gratis naik bis itu. Hehehe .. lumayan kan. Jam 9 pagi aku dan kakak ku jalan dari rumah. Kami hanya berdua saja pergi ke Surabaya. Karena orang tua ku sudah meninggal. Aku bertanya pada kakak dimana kita akan naik bis om. �nanti kita tunggu aja di terminal.� Jawab kakakku. Aku sudah tidak sabar. Karena nanti aku akan bertemu dengan nenek. Kangen rasanya.


Saat sampai di terminal, aku bertemu dengan om Farhan. �Rani, sudah lama ya gak ketemu. Kamu tambah cantik saja.� Puji om Farhan. �Hehehe ... om bisa aja deh.� Balas ku. �Mana Saskia ni?� tanya om Farhan. �tadi sih dia pergi ke warung dulu om beli minum.� �Oh gitu, yaudah kamu naik duluan saja ni.� �Di bis ada siapa aja om?� tanyaku. �Belum ada siapa � siapa. Tapi kamu naik duluan saja. Pilih tempat duduk.� kata om Farhan. �Ok om.� Aku menaruh tas ku dulu di bagasi. Dan setelah menaruh tas, aku langsung naik ke bis. Bis om Farhan sangat luas dan nyaman. Ada toilet, tv, Wi-fi pun juga ada. Aku salut dengan om Farhan.


Ku pilih bangku tengah berjumlah 2 buah. �Bis ini masih sepi.� Batin ku. Untuk mengurangi kebosanan ku, aku memasang earphone. Lagu When Your Gone ku dengerkan. Tidak terasa aku tertidur mendengarkan lagu itu. Saat aku bangun, ku lihat kakakku sedang duduk di sebelah ku. Om Farhan duduk di depan. Dan bis ini sudah berjalan meninggalkan terminal. �kak kita dimana?� tanya ku sambil mengucek mata. Ah, aku masih mengantuk. �ini di tol sayang.� Kata kakak ku. Aku melihat ke jendela. �bosan� ucap batin ku.


Kakak ku sedang duduk di depan mengobrol dengan om Farhan. Aku berdiri karna pegel duduk terus. Aduh baru di tol sekitar jakarta, tapi sudah pegel � pegel aja hehehehe. Didalam bis hanya ada aku, kakakku, om Farhan dan supir. Tapi aku melihat seorang perempuan di pojok belakang 3 kursi. �itu siapa?� tanya batin ku. Kemudian aku duduk kembali. Aku yakin aku hanya salah lihat orang. Karna aku baru bangun. Aku kucek mata ku kembali dan mencubit pipi ku untuk memastikan ini bukan mimpi. �Aww..� jerit ku kesakitan. �Kenapa Rani?� teriak kakakku dari depan kursi. �Gak apa � apa kak.� Jawab ku.


�Ok, ini bukan mimpi. Lantas itu siapa? Apa aku yang salah liat atau mengkhayal?� tanya batin ku. Aku menoleh kembali kebelakang. Masih ada perempuan itu. Aku perhatikan dia baik � baik. Rambutnya panjang, berwarna hitam. Dia sedang menghadap ke arah jendela. Dan aku berpikir. �Dia bukan bagian keluarga ku.� Tiba � tiba dia menoleh pelan ke arah ku. Aku langsung berbalik kedepan. �Perempuan itu melihat kearah ku.� Aku berusaha menenang kan diri. Aku menarik nafas panjang, dan menghembuskan perlahan � lahan. �Rani kenapa?� tanya kakak ku yang datang ke tempat duduk. �Gak apa � apa kak.� Jawab ku. �Ayo kita siap � siap turun. Kamu belum makan siang kan? Nanti kita berhenti di restoran. Sekalian ada tante Mirna dan keluarganya disana.� Kata kakak ku. �Iya kak.�


Kami turun dari bis om Farhan. �Mba Rinaaaa...� Panggil Joshua saudara ku berumur 5 tahun. �Joshuaa...� balas ku. Aku memeluk Joshua dan berjalan berdua masuk ke restoran. Didalam testoran aku dan kakak ku bersalaman dengan tante Mirna dan keluarganya. Dan kami makan bersama. �Mba Rina, aku mau pipis.� Kata Joshua. �Aku anterin ya ke toilet.� Aku minta izin dengan papa Joshua. Dan mengantar Joshua ke toilet.

LANJUT DI BAWAH

0 comments: