Searching...
Wednesday, April 23, 2014

Guru cuek aja, murid nangis2 habis disodomi !! Binatang semuanya !!!

4:25 PM
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menilai ada yang aneh dalam sistem pengajaran dan pengasuhan di TK Jakarta International School (JIS) Pondok Indah.

Sebab, kata dia, guru di kelas sama sekali tidak peka, saat melihat anak didiknya kembali ke kelas dalam keadaan menangis usai di sodomi di toliet yang jaraknya 25 meter dari kelas.
"Kami heran, guru di kelas sama sekali tidak peka ketika anak didiknya kembali ke kelas dalam keadaan menangis," kata Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/4/2014).

Menurutnya hal ini dapat dijadikan dasar adanya kelalaian yang dilakukan JIS dalam kasus ini.
Untuk itu, pihaknya, akan memanggil guru, wali kelas dan kepala sekolah JIS serta jajaran manajemen untuk melihat pola pengasuhan, sistem pendidikan dan sistem keamanan yang mereka berikan ke anak didik.
Jika ditemukan kelalaian, kata Rikwantoi, maka pihaknya akan mempidanakan mereka sesuai UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
"Dari pemeriksaan kami dalami unsur kelalaiannya. Sebab ini memang tidak seharusnya terjadi di sekolah dan menimpa siswa," katanya.
Rikwanto menjelaskan berdasarkan pemeriksaan saksi dan tersangka peristiwa sodomi terjadi beberapakali di toilet sekolah.
Saat kejadian, AK, bocah siswa TK JIS, masuk ke dalam toilet dan di dalam bagian belakang toliet sudah ada Agun, tersangka sodomi. Agun sedang bekerja sesuai tugasnya sebagai petugas kebersihan.
"Agun memergoki korban buang air kecil dan tidak bersih menyiramnya sehingga dihukum tersangka," katanya.

Setelah itu, kata Rikwanto, Agun langsung memanggil Awan, rekannya untuk membantunya mengerjai korban. "Saat itu, sekira pukul 11.00 karena giliran kerja mereka berdua adalah pagi hari," kata Rikwanto.
Rikwanto menuturkan Awan dan Agun mengerjai korban bergantian. Ssai memegangi dan membuka baju korban, Awan kemudian ikut mengerjai korban dengan dibantu Agun.

Menurut Rikwanti, sekitar sepuluh sampai lima belas menit mereka berdua melakukan pelecehan itu.
Usai melampiaskan nafsu bejatnya, kedua pelaku langsung mengancam korban untuk tidak melaporkan dan menceritakan kejadian tersebut. Jika menceritakan maka akan dihukum kembali.
"Mereka sempat mengancam korban, sampai korban menangis," ujarnya.
Setelah disodomi, korban kemudian kembali ke kelas sambil menangis. Namun, wali kelas tidak peka kalau korban menangis karena disakiti selama di toilet.

Selain itu, waktu yang cukup lama di toliet tidak membuat guru di kelas curiga sama sekali. "Itu yang kami bingung, kok gurunya malah tidak peka. Nanti akan kami periksa guru dan kepala sekolahnya," katanya.(bum)


sumur : sumur

0 comments: