Searching...
Friday, April 11, 2014

I LOVE MY FAMILY

10:36 PM
Malam ini memang tak seperti malam-malam biasanya, bunyi keltingan atap rumah karena tetesan gerimis malam semakin menambah suasana pedesaan yang masih sangat kental. Di desa medalem, di ujung selatan kabupaten lamongan aku di lahirkan, dari keluarga yang sangatlah sederhana, keluarga yang telah membesarkanku dengan penuh kasih sayang dan cinta kasih. Aku anak terakhir dari 3 bersaudara, kakakku yang kedua memang sudah jarang menikmati kesunyian malam dirumah ini karena dia sudah membangun keluarganya sendiri di ujung barat jawa tengah. Hanya terkadang sesekali dia menyunjungi keluarga kesayanganku ini. Kakak pertamaku, yah,,, dia yang akan sedikit aku ceritakan. Kakaku pertamaku belum punya kesempatan untuk bisa sekedar mendengarkan rintikan air huja yang membasahi atap rumah ini, belum di beri kesempatan pula untuk sekedar menyapaku dengan namaku.
Kakaku dilahirkan denga sebagai ,manusia yang mempunyai kelebihan dibandingkan manusia laiinya, yang bagi kebanyakan orang hal itu di anggap sebagai kekurangan, kakaku memang bisu dan tuli tapi bagiku itu adalah sebuah kelebihan yang membuatnya lebih peka terhadap indra perasanya, lebih peka terhadap getaran hati orang lain.
Suasana seperti malam ini selalu mengingatkanku pada kelebihan kakakku ini, hanya aku dan keluargaku yang dapat berkomunikasi dangn dia lewat gerakan-gerakan sederhana yang terjalin karena sudah terbiasa. Satu hal yang selalu aku pikirkan dari kakakku tercinta ini, bagamanakah nantinya masa depan dari seorang yang tidak bisa mendengar dan berbicara ini.
Entahlah mungkin tuhan punya jalan yang aku dan siapapun belum tau nasib kita dimasa depan. Aku hanya selalu berharap aku dan keluargaku ini selalu diberi kesempatan untuk menemani kehidupannya sampai Tuhan menemukan solusi yang lebih indah tentunya. Ibu bapak, ucapan terimakasih tak akan bisa membalas kasih sayang yang engkau berikan kepada anak-anakmu ini.

0 comments: