Searching...
Monday, May 26, 2014

Bocah Ini Gemar Makan Sabun dan Bola Lampu

7:03 AM

Ilusterasi=
Quote:VIVAnews -Riva, demikian balita berusia 2 tahun ini kerap disapa orangtuanya. Buah hati pasangan Faisal (31) dan Rika (30), warga Kota Bengkulu ini, sepintas tak jauh beda dengan balita seumurnya. Parasnya manis dan menggemaskan. Sesekali, bocah dengan rambut sebahu tersebut terlihat kerap berlarian dan bermain layaknya anak perempuan seusianya.
Namun, siapa kira, bocah yang dilahirkan di Bengkulu pada 27 Januari 2012 dan memiliki nama lengkap Cut Riva Anggraini tersebut, ternyata memiliki kebiasaan aneh. Riva diketahui gemar memakan makanan yang tak lazim dikonsumsi seperti sabun, pasir, bola lampu hingga daging mentah.
Penuturan Faisal, kebiasaan aneh Riva tersebut, diakuinya sudah berlangsung sejak Riva berusia 1,5 tahun. Beragam upaya pengobatan pun terus dilakukan, namun belum membuahkan hasil. Kegemaran Riva memakan sesuatu yang tak lazim, selalu berulang.
"Awalnya Riva ketahuan memakan sabun deterjen oleh sepupunya, sudah ditegur. Kami pikir mungkin kebetulan saja. Ternyata seiring bertambahnya usia Riva, ia kini makin gemar makan yang aneh-aneh. Tidak ada sabun ia makan detergen, kadang minyak kayu putih, minyak telon, kertas, kayu, pasir, bohlam lampu sampai daging mentah. Kami makin khawatir," ujar Faisal, Minggu 25 Mei 2014.
Enggan makan nasi
Menurut sang bunda, kebiasaan aneh Riva tersebut, membuat dia sangat khawatir. Apalagi, Riva sangat sulit untuk mengonsumsi nasi. Tak jarang, selama beberapa hari Riva hanya mengonsumsi susu dan makanan kecil seperti roti dan mi instan.
"Saya dan suami sudah coba berobat ke dokter dan paranormal. Tapi, tidak ada perubahan. Riva tetap sulit untuk makan nasi. Kalaupun dipaksa, ia cuma memakan satu atau dua suap saja," ujar Rika.
Uniknya, kendati biasa mengudap makanan yang tidak lazim, tidak terlihat pengaruh apa pun terhadap kesehatan fisik Riva. Balita tersebut tidak pernah mengeluh sakit perut.
"Pernah kami pergoki ia makan pasir dan semen dinding rumah dan ayam mentah, kami sangat khawatir kala itu ia akan sakit perut. Tapi, ternyata tidak. Malah sehat, belum ada sekalipun ia mengeluh soal perutnya," tutur sang ibu.
Saat ini, karena ketiadaan biaya. Riva lebih banyak dikurung bermain di dalam rumah. Upaya ini dilakukan agar dia bisa diawasi bila muncul keinginannya untuk memakan yang aneh-aneh. Sang bunda dan ayahnya, sangat berharap bisa mengobati penyakit yang diderita Riva, sehingga Riva bisa menjalani kesehariannya layaknya anak seusianya.
"Sejauh ini yang bisa kami lakukan cuma menjauhkan benda-benda yang berbahaya. Kalau ke dokter lagi mengumpulkan uang, ke paranormal juga sedang rawat jalan. Kami sangat berharap, Riva bisa kembali normal dan menghentikan kebiasaannya memakan yang aneh-aneh," tambah Faisal yang mengaku kesehariannya berprofesi sebagai nelayan ini.

vivanews
mintak

0 comments: