Searching...
Monday, May 12, 2014

BODOHNYA 'MAHASISWA' TRISAKTI

11:14 PM


BODOHNYA "MAHASISWA" TRISAKTI

Biasanya di Jakarta jam 5 sore adalah jam pulang kantor, jam paling sibuk se Indonesia ini diisi oleh orang2 pekerja keras yg mau pulang melepas lelah bertemu keluarga atau anak tercinta.Biasanya emosi sangat2 diuji pada jam ini, dan kebetulan hari ini ada sekumpulan anak2 bodoh yang merusak jam sakral ini...

Kejadiannya bermula di perempatan RSUD Tarakan ke cideng, segerombolan "anak2" trisakti yg saya ga tau habis darimana n ngapain berjumlah sekitar 3-4 bis Kopaja tiba2 mengacaukan jalan perempatan, mereka masuk dari jalur Busway yang berlawanan arah.

lalu lintas yang seharusnya lancar dibuat macet oleh gerombolan ini... beberapa ababil yg menggunakan almamater TRISAKTI turun dari bis dan mulai berteriak2 meminggirkan kendaraan. Beberapa terlihat menggebrak2 kap mobil dan mendorong motor2 yg mau maju mengambil hak lampu hijau mereka. Ada seorang bapak tua yang kepala mtornya didorong mundur hampir terjatuh oleh seorang "jagoan" dari TRISAKTI ini.

Saya mengeleng2kan kepala, salah seorang ababil ini mengampiri saya dan berteriak "minggir-minggir" sambil mendorong motor saya, orangnya gendut besar dan tinggi lengkap dengan almamaternya. Karena sy membonceng istri dan ini tanggung jawab saya melindungi istri agar tdk jatuh dr motor sy bentak balik "jagoan" yg gede badan ini "marah2 aje lo nyet" ucap sy mencoba mengetes ke"jagoan"an manusia ini... ternyata dia cuma melihat saya dan berlalu (mana hayo tunjuk tangan jagoan yg tadi ngerasa ribut sm sy, sy yakin dia pasti ngaskus juga ). Ternyata gertakan manusia ini cuma pepesan kosong.

Diujung salah satu yg PALING GALAK sibuk mengebrak2 mobil dan mendorong2 motor (sy menggeleng2kan kepala sambil berharap dia menemukan orang yang ahli tusuk buat memberi pelajaran bocah kurang ajar ini). Namun tdk satupun yg melawan bocah kurang ajar ini... mungkin terlalu lelah sepulang kerja, atau takut dikeroyok ababil2 yg gampang tersulut emosinya ini sy smpat bertanya ke istri "ada apa sih ini? habis ngapain sih itu anak2?.

Tiba2 disebelah saya ada obrolan menarik sesama pengendara motor:

P1 : Belum pernah kena tusuk ini anak... (mirip pikiran sy)
P2 : Bikin malu almamater gw aja... cuma memperingati tragedi 98 ko begini?

Diatas bis sy melihat "mahasiswa" trisakti yg rame2 tertawa cekikikan dan berebut eksis di kaca2 bis sambil dorong2an, dari usianya sy tebak sekitar usia semester 2 sampai 4. Lengkap dengan bendera PERPAJAKAN dan AKUNTANSI.

berikut sy buatkan sketsanya

Spoiler for SKETSA:


Dari obrolan pengendara2 sekitar sy baru ingat... oh iya tragedi Trisakti...
Selintas terkenang tragedi mulia yg dulu pernah membela negara ini...
saya lalu menggeleng2kan kepala...

KEBODOHAN YG DIPERTONTONKAN



Bak senior2 mereka yg sedang diselimuti situasi serba gawat 1998 dahulu, bocah2 TRISAKTI 98 wannabe ini semakin beringas, orangtuapun tak luput didorong sepeda motornya (shame on you)... kemacetan semakin parah...

Sungguh ironis, kaum2 terpelajar yg sebagisan besar masih dibiayai dan mengemis hidup sm orang tua mereka ini malah menunjukkan perilaku bodoh dan memalukan dijalan.

Mungkin mereka mirip anak2 kecil yg sehabis nonton kamen rider main berant2man menirukan jagoan mereka di tipi, sampai2 semangat 98 yg mereka peringati ikut terbawa kejalan dgn perilaku yg jauh dari tanggung jawab dan kesopanan.

Sungguh kasihan senior2 mereka, pahlawan negara yg hilang, dan darahnya masih membekas membela rakyat dinodai segerombolan oknum (sy tulis "mahasiswa" sbg tanda tidak mengeneralisir) yg tidak bertanggung jawab. Bahkan saat tragedi 98, sy rasa anak2 ini masih sibuk menyusu kpd ibunya masing2 dan ga tau apa itu tragedi 98.

Kasihan sekali, almamater yg sudah dibuat harum oleh senior2 mereka dulu, yg dibangun dari keringat, darah dan nyawa senior2 nya dinodai oleh aksi yg dirasa amat sangat tidak diperlukan... Kasihan anak2 labil ini...

Sy paham mereka merayakan sesuatu yg penting dalam sejarah bangsa ini, tapi apa harus seperti itu?

menggunakan jalur busway yg berlawanan arah untuk menerobos lalu lintas?

menggebrak2 kap mobil pengguna jalan?

mendorong2 sepeda motor sampai hampir terjatuh?

berteriak2 dengan kalimat kasar dan kotor?

Bukankah lebih baik kalo kalian siapkan selebaran tentang tragedi 98 dan turun dari bis2 kalian dan ramai2 membantu mengatur jalan agar kalian juga bisa lewat dengan cepat? bukankah hal ini lebih efektif membuka dan mengingatkan orang2 yg lupa akan tragedi luar biasa ini? bukankah kalian kaum2 terpelajar yg identik dgn intelektual, menggunakan otak dan jauh dari menggunakan otot? lihat senior2 kalian, yg memutar otak mengkoordinir aksi fenomenal yg bisa meruntuhkan sebuah tirani yg berdiri angkuh selama hampir 4 dekade?

hayo yg merasa ikut kejadian ini, kalau kalian memang bertanggung jawab, beramai2 lah kalian menyesali perbuatan anarkis kalian, bersihkan kembali nama baik almamater kalian... saya yakin sebagian besar dari kalian kaskuser...

Saya memang tidak memiliki bukti poto ataupun video tentang aksi anarkis kalian, iu karena saya terperangah dengan aksi kalian kaum intelektual yg jauh dari intelek sehingga tdk sempat mengabadikan aksi memalukan kalian

tapi saya yakin, sebagian besar dari kalian pasti membenarkan tulisan saya, meski dalam hati dan masih malu2 mengakui kesalahan.

Saya tahu kalian pasti membela diri, karena itu manusiawi, tapi coba lihat lagi kedalam hati nurani kalian, minta maaplah pada bapak tua yg kalian zolimi dijalan tadi, minta maaplah pada orang2 tak bersalah yg kalian teriaki tadi... krn menurut sy itu menunjukkan kejantanan kalian...



Sebagai penutup, sy sempatkan berdoan bagi senior2 kalian yg hilang ataupun gugur dlm perjuangannya, yg tdk ragu mengorbankan nyawanya sehingga rakyat Indonesia termasuk sy bisa menikmati hidup bebas tanpa kekangan saat ini

Semoga Tuhan menerima mereka disisi terbaikNya... Amin...

Salam NosaAlonso

0 comments: