Searching...
Monday, May 19, 2014

Kebohongan Ibu Yang Penuh Cinta Untuk Kita (renungan untuk kita gan)

8:55 PM
Quote:
Terinspirasi dari kisah sahabat (disini aku = sahabatku)
Ibu adalah awal mula seluruh kehidupan,
jiwa abadi yang penuh cinta dan keindahan

Berbicara mengenai sosok seorang ibu, pastilah setiap kita mempunyai pengalaman yang menarik dengan sosok itu. Setiap kita pasti merasa mempunyai hutang yang besar terhadap ibu. Hampir setiap manusia pasti setuju dengan pendapat itu. Tentu saja hutang di sini bukan dihitung dengan suatu nilai nominal, dengan cek, ataupun dengan nilai yang tercantum di dalam buku rekening bank. Nilai hutang di sini mempunyai makna yang besar, yang tidak mempunyai nilai nominal tertentu. Hutang yang hendaknya tidak bisa dibayar dengan hanya dengan sejumlah uang saja. Inilah yang menjadikan ibu sebagai seorang sosok istimewa dalam kehidupan setiap manusia, yang tidak bisa ditukarkan dengan nilai barang tertentu.


Quote:
Spoiler for "Pertama":


Quote:
Spoiler for "Kedua":


Quote:
Spoiler for "Ketiga":


Quote:
Spoiler for "Keempat":


Quote:
Spoiler for "Kelima":


Quote:
Spoiler for "Keenam":


Quote:
Spoiler for "Ketujuh":


Quote:
Spoiler for "Kedelapan":



Quote:

�Berbaktilah pada Ibumu, Ibumu, Ibumu, Ayahmu!�


Coba pikirkan lagi, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon Ayah dan Ibu kita? Berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan Ayah Ibu kita?

Di tengah-tengah aktivitas yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan Ayah Ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan Ayah dan Ibu yang ada di rumah.

Jika dibandingkan dengan kekasih kita, kita pasti lebih peduli dengan kekasih kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar kekasih kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum.

Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari kedua orang tua kita? Cemas apakah mereka sudah makan atau belum? Cemas apakah mereka sudah bahagia atau belum?

Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi. Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi Ayah dan Ibu kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata menyesal di kemudian hari.

sebohong apapun orang tua,tidak ada kasih dan cinta lain yang mampu melebihinya

0 comments: