Searching...
Sunday, May 25, 2014

McLaren Indonesia Luncurkan Supercar 650s

4:02 PM
McLaren Indonesia Luncurkan Supercar 650s


Pabrikan Inggris McLaren hari ini resmi meluncurkan produk supercar terbarunya. Supercar 650s ini menawarkan performa level tertinggi, kenyamanan mengemudi dan berkendara. "Mobil ini beda dari yang sudah kami keluarkan sebelumnya, banyak fitur yang lebih baik dan pengembangan," kata CEO McLaren Indonesia, Indradjit Sardjono di Showroom McLaren Pacific Plaza, Sabtu, 24 Mei 2014.

Indrajid mengatakan, Supercar 650s ini secara khusus dikembangkan untuk memberikan pengalaman mengendara yang mewah dan penuh petualangan, baik di jalan raya ataupun sirkuit. Pengembangan 650s ini terinspirasi dari hipercar, McLaren P1. "Yang terpenting, Supercar 650s menawarkan pengalaman mengendara di level tertinggi, tapi dengan kenyamanan di kemudi.

Supercar 650s ini muncul pertama kali di Geneva Motor Show 2014 lalu. Mobil jenis sport ini secara langsung menarik minat para pecinta supercar di seluruh dunia. Apalagi, ada beberapa bagian dari McLaren 12 C yang terdapat pada Supercar 650s, termasuk aerodinamika, ban, suspensi, dan sistem transimi.

Dengan mesin V8, 3,8 liter turbo ganda mendorong tenaga hingga 651 dk dan torsi 678 Nm. Supercar 650s bisa mencapai akselerasi dari 0 - 100 kilometer per jam hanya dalam waktu 3 detik. Supercar ini bisa mencapai kecepatan 200 kilometer per jam dalam 8,6 detik hingga level maksimal 329 kilometer per jam.

Uniknya, mesin V8 telah berubah signifikan untuk 650s. Untuk menghasilkan kinerja yang tinggi dan respon throttle, piston, dan kepala silinder telah dirancang dengan penambahan katup baru dan optimalisasi sirkuit pendingin.

Untuk berat supercar ini, dengan memanfaatkan konstruksi serat karbon sebagai chassis, yang lebih baik daripada mono-cell, McLaren 650s berhasil mencapai berat kering yang luar biasa, hanya 1.330 kilogram untuk jenis Coupe dan 1.370 kg untuk jenis Spider.

McLaren masih merahasiakan berapa unit Supercar 650s yang tersedia di Indonesia. Termasuk berapa harga yang dibanderol per unitnya. Tapi, peminat sudah bisa melakukan pemesanan. "Biasanya setelah peluncuran, masyarakat akan datang, melihat-lihat. Jadi kami masih melihat reaksi pasar dulu," ujar Indradjit.

SUMBERNYA

kira-kira cocok ga ya sama jalanan di Indonesia?

0 comments: