Searching...
Thursday, May 8, 2014

Rekening Hanya 123ribu, Pasutri ini mampu tarik uang 21M

2:24 PM
FYI gan,
sebenarnya ini salah siapa ya? systemnya atau orangnya?
Quote:
Apa yang dilakukan dua pasangan suami istri ini cukup mencegangkan. Meski total rekening di salah satu bank keduanya memiliki total nilai Rp 123 ribu rupiah, namun keduanya mampu menarik uang mencapai Rp 21 miliar. Loh?

Kejadian ini terjadi pada 10 April 2014 ynag menimpa salah satu bank swasta, saat terjadi upgrading system dan berakibat perubahan pada instalmen itu. Kasus baru dilaporkan setelah pihak bank mengetahui ada transfer yang melebihi saldo.

"Sehingga nasabah-nasabah yang gunakan kartu ATM, ketika penarikan saldo di rekening tidak berkurang. Ada pihak-pihak nasabah yang keterusan, ada yang sengaja ada yang tidak sengaja," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipid) Eksus Brigjen Arief Sulistyanto, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (8/5/2014).

Dari penyelidikan Bareskrim Polri, terdapat 7 nasabah yang melakukan transfer atau pengambilan berulang. Enam orang dilakukan pemeriksan, hasilnya keenam orang itu tidak mengetahui dan penasaran kenapa saldo yang mereka debit tidak berkurang satu sen pun.

"Satu lagi Didik Agung Gunwan di Solo, saldo di rekening Rp 200 ribu, yang bersangkutan dan istrinya menarik Rp 4 miliar, istrinya Rp 17 miliar. Padahal saldonya, Rp 100 ribu dan Rp 23 ribu," kata Arief.

Polisi langsung bergerak dan menggeledah rumah Didik. Ditemukan enam unit mesin EDC dan 255 kartu kredit di kediaman tersangka, serta catatan gesek tunai. Dari penyidikan kepolisian, diketahui modus yang dilakukan tersangka adalah dengan mengirimkan saldo ke beberapa rekening yang dimilikinya atau pun beberapa rekan Didik.

Bareskrim masih menyelidiki kasus ini, termasuk updgrading system perbankan yang dipercayakan kepada pihak ketiga. "Apakah di situ ada unsur kesalahan manusia atau teknis," kata Arief.

Pengembangan penyidikan juga mengarah kepada apakah Didik mengetahui kekacauan sistem tersebut secara tidak sengaja atau mengetahuinya dari pihak lain.

Tersangka dijerat pasal 81 UU 23/2011 tentang transfer dana, pasal 32 UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), pasal 3 UU 8/2010 tentang pencucian uang.

0 comments: