Searching...
Sunday, May 4, 2014

"Soal UN Sulit agar Siswa Tidak Manja" - Oke! but wait...

6:04 PM
Seperti yang kita tahu, bahwa anak sekolah tingkat SMA sudah melaksanakan UN pada tanggal 14 April 2014 kemarin, termasuk gua juga ikutan sih tapi setelah UN berakhir, banyak banget yang mengeluhkan bahwa Soal UN jauh dari kisi-kisi yang diajarkan, sehingga soalnya jadi sesulit move on dari mantan yang paling baik (dan sudah mengambil keperawanan, biar greget susah move-on-nya ) (berita ini bisa dilihat di Kompas)

Dan akhirnya 1 Mei 2014 kemarin ada berita yang mungkin bisa menjadi "jawaban" dari Pak Menteri tentang keluhan Anak SMA mengenai Soal UN yang melenceng ini. Tapi ada yang aneh dari statement orang paling pinter di negeri kita ini (Iya, karena dia menteri pendidikan), yaitu "Soal UN Sulit agar Siswa Tidak Manja" - Oke! but wait... what is this shit?

Serius ya, gua sih aneh aja gitu, yang melenceng soalnya, tapi siswa dituntut supaya gak manja

Ibaratnya aja ginilah, lo nonton Master Chef dan tiap peserta diberikan bahan makanan buat 'latihan menghadapi Babak Final', dan bahan-bahan yang diberikan para juri adalah Mie Instan, Telur, dan sayurannya, sehingga menghasilkan makanan bernama "Mie Telur sayur"

Tapi pada babak final Master Chef, para peserta tiba-tiba diberikan tepung gunanya untuk membuat Mie, sepasang ayam untuk menghasilkan telur dan bibit untuk menghasilkan sayuran.

Para peserta Master Chef pun gak terima dan ngasih statement "Woy juri, di pelatihan bahan-bahan yang diberikan kepada kita bukan yang ini. Bisa jelaskan apa maksudnya?" dan si juri pun menjawab "Untuk menjadi koki yang baik dan sempurna, anda sekalian harus bisa memasak dari bahan apapun yang diberikan, dan syarat menjadi Master Chef adalah tidak lembek dan manja."

Dan pada saat penjurian, akhirnya hampir masakan semua peserta dibilang mirip air kobokan, air comberan dan air bekas mandinya Syahrini. Alasan di kritik seperti itu adalah bukan karena para peserta gak bisa masak, tapi para peserta yang terlalu manja.

Padahal tujuan utama acara Master Chef adalah mencari koki yang berbakat dalam memasak, tapi tiba-tiba acara tersebut berubah drastis menjadi mencari Koki yang gak manja dan serba bisa.

Nah, kira-kira UN 2014 ini juga mirip seperti itu. Yang diajarkan adalah A dan pertanyaannya adalah B, hal ini dilakukan demi mencapai tujuan "Agar Siswa Siswi tidak manja" maka soalnya pun dibuat jadi tingkat Internasional. Oke, pemirsa ini cute sekali

Kita stop dulu Prolog-nya, karena terlalu panjang dan jadi mirip iklan RCTI. Oke marilah kita menuju intisari thread-nya

Quote:

Quote:Judul
Nuh: Soal UN Sulit agar Siswa Tidak Manja

Oke, judulnya keren! Font-nya apaan ya?


Quote:JAKARTA, KOMPAS.com � Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh menanggapi keluhan siswa mengenai materi soal ujian nasional (UN) yang dianggap tidak sesuai dengan materi yang diajarkan. Pada pelaksanaan UN tingkat SMA beberapa waktu lalu, beberapa siswa mengeluh kesulitan saat menjawab soal-soal yang diberikan.

Oke pak, saya bakal mendengarkan statement bapak


Quote:"Kesulitan materi soal UN itu bisa jadi tantangan untuk siswa. Kami tidak ingin anak-anak menjadi manja," ujar M Nuh, saat menjawab pertanyaan wartawan, di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (1/5/2014).

Tantangan bagaimana, Pak? Kan soalnya melenceng...? Eh tapi memang tantangan sih ya, mengerjakan soal yang belum pernah diajarkan (Demi menggunakan standar Internasional) dan kemudian menunggu penguman kelulusan dengan hati yang berdebar. Nice idea!


Quote:Menurutnya, materi soal-soal UN sudah dibuat sedemikian rupa untuk mengetahui kemampuan dasar siswa. Kemendikbud, menurut Nuh, telah melakukan riset di seluruh provinsi untuk melihat berapa persen materi yang belum diajarkan. Tujuannya adalah untuk mengetahui kemampuan siswa di berbagai daerah.

Misalkan nih pak, saya kan gak tinggal di Jakarta, terus pelajarannya juga tertinggal dan gak sempat belajar 1 BAB (Gak bisa belajar di Bimbel juga, karena tempat bimbelnya sedikit dan sudah penuh), berarti kan kemampuan di daerah gua lebih rendah daripada yang diharapkan ya? Nah, kalo begitu apa siswa/i di daerah gua tetap gak lulus? Gak lulus cuma karena alasan "mengukur dan mengetahui kemampuan di berbagai daerah", kedengarannya keren

Nanti kalo digugat Anak gua di neraka tentang Bapaknya yang gak pinter, mungkin gua bisa ngelak dengan alasan "Nak, dulu papa gak lulus karena Sekolah di daerah A yang pendidikannya kurang merata. Dan itu semua salah papah " terus akhirnya gua dipecut sama malaikat eh, tapi gua orangnya masokis sih, jadi dipecut juga... gak papa deh


Quote:"Soal kami buat, ada yang sulit dan ada yang mudah. Jika ada yang kesulitan, itu menunjukan perlunya perbaikan sistem dan kurikulum agar lebih baik lagi," ujar Nuh.

TUh! Dengerin bro! Jadi, setelah kita-kita gak lulus, maka sistem pendidikan di indonesia ini bakal diperbaiki! Mungkin ini sama kayak praktek di Pabrik Kondom "Dipake dulu, kalau bocor ya perbaiki!"

Tapi jangan tanya nasib si cewek yang kena bocoran Kondom yang tadi! Kenapa? "Ini demi membuat kondom yang lebih baik"


Quote:Selain itu, untuk meningkatkan kualitas keberhasilan UN, Nuh juga mengingatkan para pelaksana di lapangan, termasuk pengawas ujian, untuk bekerja lebih maksimal. Meski soal dibuat dengan 20 variasi, kata Nuh, bukan berarti fungsi pengawasan diabaikan.

Variasi soal ada 20 jenis ditambah pengawas yang mirip traveller. Ngehapus jawaban aja gua langsung diajak flirting saling pandang sama pengawas nenek-nenek peyot yang bau tanah, terus si bapak menteri ini bilang "fungsi pengawasan diabaikan" dia pemikirnya suudzon banget ya, mungkin dia mikirnya si pengawas UN cuma duduk-duduk ngopi doang sambil masturbasi gitu?


Quote:Saat ini, Kemendikbud masih melakukan persiapan UN untuk tingkat SMP, yang akan dilaksanakan pada 5 Mei mendatang. Hasil laporan perwakilan dinas pendidikan di beberapa provinsi menunjukkan tingkat kesiapan masing-masing dalam pendistribusian naskah soal UN.

Buat yang SMP, good luck buat besok ya bro/sis! Selamat bergabung jadi volunteer negara "pabrik kondom"


Quote:Namun, di Provinsi Kalimantan Selatan masih terdapat kekurangan naskah soal sebanyak 7 amplop. Nuh mengatakan, akan segera melakukan tindak lanjut agar tidak terjadi kekurangan soal pada hari pelaksanaan UN.

Tuh yang tinggal di Kalimantan Selatan! Tenang aja, meski pun soalnya kurang, tapi nanti pada hari H bakal ditindak lanjuti kok! Jadi nanti kalian yang gak dapet soal bisa ngesot di pinggir jalan buat nunggu pendistribusian soal. Judulnya "Soal drive thru"


Quote:Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh menanggapi keluhan siswa mengenai materi soal ujian nasional (UN) yang dianggap tidak sesuai dengan materi yang diajarkan.

Nah, paragraf ini cuma kesimpulan aja



Jadi ya begitulah kira-kira statement Pak Menteri yang bijaksana ini, adanya Siswa/i tidak boleh manja! Jika kalian dapat PR dari guru, maka jangan dikerjakan! Kenapa? Karena biasanya kalau kita gak mengerjakan PR, nanti bakal di hukum Berdiri didepan kelas atau lari-lari keliling lapangan (atau bahkan disodomi di toilet, tergantung hoki aja) dan di akhir kita bakal diberikan PR yang lebih banyak daripada sebelumnya (Seriusan, gua sering nih awalnya PR cuma ada 5, terus gara-gara gak ngerjain, malah dikasih 30 soal)! DAN AKHIRNYA KITA SEMUA TIDAK MENJADI SISWA SISWI YANG MANJA

Oke, karena sudah Maghrib, adanya bagus apabila kita mandi dulu, baru kemudian Sholat. Karena yang sholat tapi belum mandi, lebih baik mati saja! Karena dia sudah membunuh orang yang ada disampingnya/

Terimakasih. Adios

0 comments: